Latest News
Rabu, 06 April 2016

RAYAP MAMPU MENDETEKSI DEPOSIT BATU MULIA

Oleh : Dr Hanny Rono

Suplemen bagi yang demam batu akik, 2000 tahun yang lalu sejarawan Yunani, Herodotus, pernah menceritakan bahwa di sekitar perbatasan Persia dan India terdapat semut raksasa yang membawa kerikil emas ke permukaan setiap kali mereka menggali terowongan bawah tanah untuk sarang mereka.

Sejak tahun 1970-an sarang rayap dan semut banyak diburu ilmuwan sebagai bahan penelitian untuk mendeteksi cadangan deposit mineral dan batu mulia di sekitarnya dengan cara mengobservasi jejak mineral seperti Tembaga (Cu), Zinc (Zn), Magnesium (Mg), Kalium (K), dll, pada tubuh rayap dan kerikil-kerikil sarang rayap.

Biasanya rayap mampu untuk menggali 5-10 meter ke dalam tanah kemudian mengeluarkannya ke permukaan. Kerikil-kerikil inilah yang kemudian diobservasi kandungan mineralnya sehingga bisa diketahui seberapa besar deposit mineral atau batu mulia di bawah sarang rayap tersebut.

Ketika di Afrika para rayap tersebut dimanfaatkan untuk survey penambangan tembaga, berbeda di Australia, rayap dijadikan indikator kandungan deposit emas di sekitar sarang rayap tersebut. Peneliti Australia, Dr. Aaron D. Stewart, sejak tahun 2012 telah mengobservasi jejak unsur Aurum (Au) pada tubuh rayap Tumulitermes tumuli dan kerikil-kerikil pada sarang mereka untuk mendeteksi deposit emas di Moolart Well Australia.

Bisa dibayangkan manfaat observasi mineral pada rayap dan semut ternyata bisa mengefisiensi biaya survey geologi mineral. Oleh karena itu penting bagi kita untuk selalu menjaga kelestarian mahluk hidup yang darinya terkadang kita bisa merasakan manfaatnya secara langsung.

Source: Dr. Aaron D. Stewart - “Source of anomalous gold concentrations in termite nests, Moolart Well, Western Australia: implications for exploration” - http://goo.gl/PPwElx
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 komentar:

Item Reviewed: RAYAP MAMPU MENDETEKSI DEPOSIT BATU MULIA Rating: 5 Reviewed By: Muhammad Ismail