Latest News
Rabu, 06 April 2016

DESAIN CANGGIH JAM BIOLOGIS TUBUH KITA


Dalam tubuh kita terdapat Circadian Rythm (Ritme Sirkadian) sebuah jam biologis yang bekerja secara mandiri dan siklusnya setiap 24 jam sekali, ia berperan mengatur kapan kita tidur dan bangun, kapan hormon-hormon diproduksi, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan periodik waktu biologis. Jadi bila Ritme Sirkadian dalam tubuh kita mengalami gangguan atau kerusakan akan berdampak besar terhadap performa tubuh bahkan mungkin akhir hidup kita.

Bagi kalangan muslim Ritme Sirkadian seharusnya bukanlah hal yang baru karena Al-Quran telah banyak sekali menyinggungnya yang di antaranya termaktub dalam QS. al-An’aam 60:

“Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.”

Ritme Sirkadian punya kemampuan untuk beradaptasi otomatis menyetel ulang dirinya sendiri siklus 24 jamnya di tempat baru ketika kita bepergian ke lokasi yang berbeda zona waktu. Jadi Jet Lag bisa dikatakan sebagai salah satu proses pembelajaran bagi Ritme Sirkadian dalam beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Umumnya, aspek cahaya matahari menjadi input masukan utama untuk menyetel ulang Ritme Sirkadian dalam tubuh kita bilamana diperlukan. Bila cahaya tidak tersedia, terdapat aspek lain yang menjadi tumpuan dalam setel ulang Ritme Sirkadian seperti temperatur suhu, asupan makanan, formulasi kimia tertentu, dan interaksi sosial.

Jadi Ritme Sirkadian tubuh kita sudah didesain dengan sempurna bisa mengantisipasi berbagai kemungkinan bila aspek cahaya matahari tidak tersedia, oleh karena itu sekalipun mata kita buta hal itu tidak akan berpengaruh besar terhadap kemandirian siklus Ritme Sirkadian dalam tubuh kita.

Kemampuan adaptasi Ritme Sirkadian inilah yang bisa menjelaskan bagaimana bisa suku Inuit (Eskimo) bisa hidup di kutub utara yang notabene matahari terbit dan terbenam setiap 1 tahun sekali di mana dalam siklus 24 jamnya terkadang siang atau malam terus-menerus seperti pada rekaman video di https://www.youtube.com/watch?v=ZZcafg-meJA.

Begitu pula bila kita berada di stasiun orbiter luar angkasa internasional ISS yang melaju dengan kecepatan 17.000 mil per jam di mana kita akan melihat matahari terbit dan terbenam setiap 90 menit sekali yang berarti dalam 24 jam terjadi 16 kali matahari terbit dan terbenam. Sekalipun begitu para astronot tetap mampu beradaptasi dengan kondisi tersebut karena mereka sebagai manusia telah dianugerahi Allah SWT berupa Ritme Sirkadian yang didesain dengan begitu sempurnanya.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: DESAIN CANGGIH JAM BIOLOGIS TUBUH KITA Rating: 5 Reviewed By: Muhammad Ismail